Rabu, 30 Oktober 2013

KOMUNIKASI SERIAL

MENGIRIM DATA

Pada percobaan kali ini kita akan mengirim data teks melalui komunikasi serial. kemudian pada percobaan ini kita akan mengirim data berupa tulisan "Hello Word" dan pengiriman data akan menggunakan baudrate 9600.

Langkah langkah kerja :
1. tuliskan sintaks pada software Arduino 
  



2. Bukalah Serial Monitor Pada Software Arduino




3. Pastikan konfigurasi baudrate adalah 9600 pada Serial Monitor

 4. Dan tulisan "Hello Word" akan muncul pada serial monitor































Senin, 14 Oktober 2013

INTERUPSI EXTERNAL

Interupsi external dibagi menjadi 3macam  yaitu
1. Interupsi Mode Falling
2. Interupsi Mode Rassing
3. Interupsi Mode Chage

OK...
saya disini akan sedikit menjelaskan tentang ketiga jenis intrupsi diatas..... langsung aja yok.
Ceck It Out.........

INTERUPSI MODE FALLING

ada dua buah swich akan dhubungkan pada pin interupsi external 0 (INT0) dan intrupsi external 1(INT1). Penekanan swich akan mengintrupsi program utama ( yang berada pada fungsi Loop) dan memaksa untuk menjalankan rutin intrupsi yang telah dideskripsikan pada program.

Langkah kerja :
1. Siapkan alat dan bahan yaitu
  • Arduino uno
  • LCD 
  • Kabel Donwloader
  • Projeck board
  • Jumper
  • Potensio
  • Swich
  • PC

2. Rangkailah rangkaian seperti gambar dibawah ini :

3. Buatlah program interup Mode Falling pada software Arduino
#include <LiquidCrystal.h> LiquidCrystal lcd(A0,A1,A2,A3,A4,A5); 
unsigned int countLoop = 0;

void setup() { lcd.begin(16,2); lcd.clear();
attachInterrupt(0, rutinInterupsi0, FALLING); attachInterrupt(1, rutinInterupsi1, FALLING);
}

void loop() {

lcd.setCursor(0,0);  lcd.print("Main Program");
lcd.setCursor(0,1); lcd.print("Count Loop "); 
lcd.print(countLoop); countLoop++;
delay(1000);
}

void rutinInterupsi0() {
lcd.setCursor(0,0); lcd.print("Int0 Program"); 
lcd.setCursor(0,1); lcd.print("Interrupt INT0"); 
delay(2000);

}

void rutinInterupsi1() {

lcd.setCursor(0,0); lcd.print("Int1 Program"); 
lcd.setCursor(0,1); lcd.print("Interrupt INT1"); 
delay(2000);

4. Bila sudah segera lakukan virify dan Upload Program
5. Pada saat swich ditekan maka akan muncul tulisan Interupt INT0 atau Interupt INT1 


NB : prinsip kerja Interup mode falling
intruupsi akan terjadi pada ketika Swich ditekan atau sama saja ketika inputan dalam kondisi 1
(HIGH) menuju ke kondisi 0 (LOW) proses seperti ini disebut dengan Interupsi Falling, ketika program Falling sudah tereksekusi maka akan melanjutkan ke Program Count Loop.

Senin, 07 Oktober 2013

Analog Input dengan Tegangan Referensi Eksternal

Tegangan Refrensi ADC yang akan digunakan adalah tegangan eferensi pin AREF yang akan diset sebesar 4 volt. Sehingga dapat dikatakan bahwa besarnya tegangan referensi yang digunakan adalah 4 volt.

catatan :
       Tegangan pada pin AREF tidak boleh melebihi 5 Volt, jika melebihi maka akan merusak chip uno itu sendiri atau sama saja mrngshortkan atara positif dan negatif pada Arduino Uno.

Langkah - langkah :

1. Bukalah aplikasi ISIS 7 Professional.

2. Rangkailah rangkaian seperti dibawah ini pada ISIS 7 Professional.


 3. Buatlah Program pada software Arduino lalu Virity.


4. Jika sudah Block dan Copy yang ada tlisan " .hex " seperti gambar dibawah


5. Kemudian masuk lagi pada program ISIS dan double klik pada Board Ardino, sepert gambar dibawah ini


6. Akan muncul Kotak Edit Component pada kolom Program file Pastekan yang tadi telah di copy seperti gambar dibawah ini :

7.  Kemudian Play yang ada  pojok kiri bawah, dan disebelah kiri yang dilingkari warna hijau untuk Stop.









Analog Input dengan Tegangan Referensi Internal (1,1 Volt)

      Fungsi dari program ini adalah untuk mengkonversi nilai tegangan analog dari potensiometer menjadi nilai digital. Data hasil konversi akan ditampilkan pada LCD 2x16. Tegangan referensi ADC yang digunakan adalah tegangan refrensi internal yang besarnya adalah 1,1 volt.

langsung saja saya akan tunjukan langkah  langkah kerjanya :

1. Bukalah aplikasi ISIS 7 Propessional.


2. Rangkailah rangkaian seperti dibawa ini pada ISIS 7 Propessional.

3. Buatlah Program pada software Arduino lalu Virify  .


4. Jika sudah Blok dan Copy bagian yang ada " .hex " seperti gambar dibawah ini.


5. Kemudian masuk lagi pada program ISIS dan double klik pada Board Ardino, sepert gambar dibawah ini


6. Akan muncul Kotak Edit Component pada kolom Program file Pastekan yang tadi telah di copy seperti gambar dibawah ini :


7. Kemudian Play yang ada  pojok kiri bawah, dan disebelah kiri yang dilingkari warna hijau untuk Stop







Senin, 30 September 2013

Pemrograman Digital Input Menggunakan Fungsi Arduino

       Seperti yang telah ku jelaskan barusan namun dalam rangkaian ini ditambah sebuah Push Button dan merubah programnya saja.

Prinsip kerja rangaian yang akan kita buat ini adalah Ketika push button ditekan maka buzzer akan menyala atau mengeluarkan suara dan Untuk melakukan pengkaksesaterhadap masukan digital akan digunakan fungsi Arduino.

Lankah kerja

  • Siapkan Alat dan Bahan

   1.  Komputer                : 1 set
2.  Arduino Uno            : 1 pcs
3.  Kabel USB tipe B    : 1 pcs
4.  Project board           : 1 pcs
5.  Kabel jumper           : Secukupnya
6.  Buzzer 5V               : 1 set
7.  Transistor 2N2222   : 1 pcs
8.  Resistor 2K2            : 1 pcs
9. Push button                : 1 pcs

  • Rangkailah rangkaian seperti gambar dibawah ini :
  • Tuliskan syntaks pada program seperti dibawah ini :
void  setup()  {
pinMode(A0, INPUT);

digitalWrite(A0,HIGH);

pinMode(12, OUTPUT);
}
void  loop()  {
if(digitalRead(A0)==LOW) {
digitalWrite(12, HIGH);
}
else{
digitalWrite(12, LOW);
}
}

  • Kemudian segera lakukan Vitify lalu upload 
  • Jika sudah selesai maka coba tekan Button , Bila button ditekan dahulu baru buzzer baru bunyi maka percobaan yang anda lakukan telah benar, bila tdak maka cek kembali rangkaian atau progam sampai buzzer dapat brbunyi saat button ditekan.

____________________________SELAMAT MENCOBA________________________________
Penggunaan Fungsi DELAY

Tanpa basa basi sedikitpun, ayooo kita langsung saja menuju topik utam dari penggunaan Fungsi Delay ini.

Pada percobaan kali ini akan dipraktekkan penggunaan fungsi delay pada program. Program yang akan dibuat bertujuan untuk membuat buzzer menyala dan mati secara bergantian dengan sela waktu tertentu. Konfigurasi nyala dan mati buzzer dengan sela waktu tertentu ini akan membuat suara seperti alarm ataupun sirine.
Langkah Kerja

  •  Siapkan Alat dan Bahan yang dibutuhkan

1.  Komputer                : 1 set

2.  Arduino Uno            : 1 pcs

3.  Kabel USB tipe B    : 1 pcs

4.  Project board           : 1 pcs

5.  Kabel jumper           : Secukupnya

6.  Buzzer 5V               : 1 set

7.  Transistor 2N2222   : 1 pcs

8.  Resistor 2K2            : 1 pcs


  • Rangkailah rangkaian seperti dibawah ini :
  • Tuliskan Syntaks program seperti dibawah ini :
void  setup()  {
pinMode(12, OUTPUT);


}
void  loop()  { 
  digitalWrite(12, HIGH );
  delay(1000);
  digitalWrite(12, LOW );
  delay(1000);
}


  • Kemudian lakukan virify dan upload. Amatilah bunyi buzzer

____________Selamat Mencoba dan Menikmati____________